Jumat, 18 Januari 2013

Tujuh Dosa Pemasaran Menurut Jack Trout



Bacalah dengan nama Tuhanmu,
""Perempuan Cantik, ia mengerti bahwa dirinya dan setiap manusia di muka bumi, terlahir bersama sebuah MISI besar, khalifatullah. Menjadi Wakil Allah." (Aridha Prassetya)
Dear pembelajar,
A Genie’s Wisdom. Adalah sebuah judul buku pemasaran yang ditulis oleh Jack Trout. Ditulis dalam bentuk fabel, mengisahkan perbincangan antara BJ yang baru saja diangkat sebagai manajer pemasaran dalam perusahaan. Dan sang Jin adalah Trout sendiri.

Dikisahkan bahwa Jin hanya memberikan jatah 10 pertanyaan untuk membantu kerja BJ. Maka BJ harus pandai-pandai memanfaatkan waktu dan memilih pertanyaan-pertanyaan yang mewakili untuk menjawab semua kegalauannya terkait dengan pemasaran.

Salah satu yang menarik adalah ketika BJ menanyakan kepasa sang Jin, tentang apa sajakah yang tidak boleh dilakukan oleh pemasar. Inilah jawabannya! Bahwa ada 7 (tujuh) hal yang harus dihindari oleh pemasar.

Kesombongan

 Kesombongan adalah dosa pertama”, katanya. Ego adalah musuh utama pemasaran yang berhasil. Saat orang sukses, mereka cenderung menilai apa yang diinginkan pasar, menurut pendapat mereka sendiri.
    
    Keserakahan
Keserakahan adalah dosa berikutnya. Keserakahan seperti virus yang menyebar ke seluruh jajaran manajemen. Banyak manajemen dalam perjalanannya, kemudian membuat keputusan-keputusan yang strategic hanya bagi kantongnya sendiri. Bukan bagi pendapatan perusahaan. 

    Mengabaikan Strategi
Banyak perusahaan mengabaikan strategi sebagai suatu peperangan dalam benak pelanggan. Ini bukan tentang produk yang lebih baik, tapi tentang “persepsi” yang lebih baik. Maka strategi adalah upaya mendapat persepsi yang lebih baik di dalam benak pelanggan.

   Untuk itu, sangat penting mempelajari bagaimana cara orang berpikir. bila Anda tidak punya cukup waktu untuk berpikir, nasehat Trout adalah mengelilingi diri Anda dengan para pemikir yang bisa diandalkan. 

    Bermimpi-mimpi
Banyak perusahaan menggunakan impian ketimbang fakta. Ini adalah dosa! Kebanyakan perusahaan sukses, berfokus pada fakta-fakta nyata ketimbang menciptakan apa yang mereka sebut sebagai “target”. Ini bukan soal apa yang Anda ingin lakukan, tapi ini adalah soal apa yang DAPAT Anda lakukan. Menilai potensi pasar terlalu tinggi adalah berbahaya. Jadi jangan bermimpi-mimpi!
    
    Kehilangan Fokus
Kehilangan focus adalah dosa paling popular menurut Trout. Digambarkan ada seorang CEO, yang ketika perusahaan sedang mencapai kesuksesannya, ia mulai kehilangan minat lalu mengerjakan aktivitas lain. Tiba-tiba ia menuntut terlalu banyak dan egonya mulai muncul. Ia memimpin renovasi patung Lyberty yang sama sekali tidak ada relevansinya dengan bisnisnya saat itu. Bergabung dengan kongres, membeli villa, membotolkan anggur dan zaitun, sementara bisnisnya bergerak pada bidang otomotif, mobil. Maka, jangan kehilangan focus!

    Bekerja main-main
Bekerja main-main. Seperti apakah bekerja main-main itu? Tanda-tanda bahwa orang-orang Anda bekerja main-main adalah “penjualan yang datar atau menurun.

Bangga
Dosa ke tujuh adalah “berbangga hati”. Anda cenderung meremehkan pesaing karena Anda lebih besar, lebih kaya dan Anda merasa tahu lebih banyak. Anda kehilangan rasa malu dan yakin bahwa sementara orang lain melakukan kesalahan, Anda tidak akan melakukannya. “Inilah yang dimaksud sebagai berbangga hati”, kata Jack Trout.

Terima kasih sudah membaca. Terima kasih Allah SWT. Terima kasih pada semua yang sudah menginspirasi. Salam bahagia dan terus berkarya!

1 komentar: