Kamis, 01 November 2012

Pakai Kaos Oblong, Keluuuaaarr..!!!


Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu,---
“Berikanlah telinga Anda kepada semua orang, tetapi berikanlah suara Anda hanya kepada beberapa orang” (Shakespeare)


Dear pembelajar,

Saya tak mampu menahan untuk tidak menulis. Sebab ini adalah hal penting menurut saya. Masih terpikir kejadian semalam ketika "bertugas". Terdengar kabar bahwa satu-dua mahasiswa diusir dengan menanggung rasa malu, oleh sebab mengenakan kaos oblong kala sedang mengerjakan soal ujian. Mungkin saja hal ini pernah, sedang dan akan terjadi dalam waktu yang akan datang kepada mahasiswa lainnya.

Saya tidak sedang membela siapapun. Saya hanya ingin mengatakan “janganlah gundah…”, ketika tidak diberi kesempatan untuk menjelaskan dan atau membela diri. Ini hanyalah bagian kecil dari perjalanan hidup. Supaya lebih banyak lagi belajar tentang penghargaan diri.


Harus dimengerti bahwa baik di ruang-ruang formal dan ruang-ruang tak formal tertentu ada dua jenis orang:

Pertama, mereka yang sepanjang hari sibuk membuat ukuran-ukuran harga diri. Merasa terhina dina ketika melihat orang lain mengenakan sandal dan kaos oblong. Orang-orang seperti ini, memang menghargai dirinya sebatas itu. Saking sibuknya mencari ukuran-ukuran harga diri, hingga tidak terasa bahwa harga dirinya ditetapkan terlalu pendek dan "sederhana".(Nanti kalau bisa sekaya dan seberhasil Bob Sadino, mungkin saja menjadi lain cerita)

Ke dua, mereka yang “selesai” pencarian harga dirinya dan merasa cukup terbahagiakan oleh kegunaan, kemuliaan dan keluhuran budi siapapun yang dilihat dan atau "diasuh"nya. 


Jadi bagaimana supaya hidup ini menjadi lebih mudah?

Ya, berikanlah harga diri sebatas yang mereka tetapkan untuk dirinya. Jika yang diminta hanya sependek dan seringan sandal dan kaos oblong, maka beri sajalah...Hidup ini berproses. 


Terakhir yang jauh lebih penting. Tetaplah jagai diri untuk berjalan dalam kemuliaan dan keluhuran  budi, termasuk memaafkan guru-guru yang belum pandai menetapkan definisi dan ukuran sebuah harga diri. Supaya lahir, hidup dan pulangmu dalam kesempurnaan. 


Salam bahagia dan terus berkarya!



8 komentar:

  1. Ketika Seseorang mengalami peristiwa yang sangat mengusik kenyamanan, terkadang tersulut Amarah pribadi, tetapi dengan mengatasnamakan "HARGA DIRI".

    Nah, disinilah repotnya ketika Standard yg dipakai untuk menentukan nilai harga diri itu berasal dari perorangan(seorang pengajar) yg tidak/kurang paham tentang hal tsb, maka yg muncul adalah sikap AROGANSI yg cenderung merendahkan/merugikan orang lain. ( seperti tindakan pengusiran tsb).

    Sangat disayangkan bukan, jika hubungan yg baik bisa rusak hanya karena sebuah alasan HARGA DIRI yg ternyata salah kaprah?

    Semoga saja mereka2 itu memahami ttg hal tersebut. Salam.

    BalasHapus
  2. Ajining diri soko lathi, ajining rogo soko busono...

    BalasHapus
  3. Daniel,
    Ajining dhiri saka lathi, ajining raga saka busana. sangat setuju, namun saya tidak mengerti dimana letak tidak ajinya seseorang yang mengenakan T-Shirt/kaos oblong dan bukan telanjang dan atau memperlihatkan ketiaknya.

    and mas Hari makasih.
    salam bahagia dan terus berkarya!

    BalasHapus
  4. tulisan yang cukup menarik mbak aridha,

    BalasHapus
  5. kalau gak boleh pakai kaos oblong sama sandal bagus saya setuju,,,,tapi sebelum menyuruh melarang larang diri anda jangan merokok di kelas,,,,,,atau mengucapkan kata2 yang sebenarnya tidak pantas sebagai manusia,,,
    sebagai guru yang baik adalah karena pernah menjadi murid yang baik,,,,,,,,,,,benahi diri anda dulu baru orang lain AR-RANIRI

    BalasHapus
  6. memang tidak sambung ya antara mengenakan kaos dengan kemampuan akademik... sebatas yang dikenakan masih dalam norma kesopanan.... seperti pada sebuah lomba karya tulis, idenya bagus..bahkan bisa dikategorikan cemerlang...hanya pada kata pengantar tidak mencantukan yang terhormat bla, bla... gugurlah karya tulis itu

    BalasHapus
  7. aduh ndak mudeng bu' hehehehe

    BalasHapus
  8. Semua selalu berbeda. Apa jadinya kalau semua selalu dinilai dari tampilan luar yang notabane saat ini penuh dengan kepalsuan. Tetapi jika kita membutuhkan penampilan yang rapi itu berarti tidak harus mahal. Sekali lg penampilan bukanlahsegalanya.....3mounth

    BalasHapus