Jumat, 24 Agustus 2012

Marketing Mix-Seri Pemasaran untuk UKM


Bacalah dengan nama Tuhanmu,---
“Pemalas mengira sukses yang diperoleh pekerja keras adalah hoki”. (anonim)
Dear pembelajar,
Marketing mix. Istilah ini sangat akrab bagi siapa saja yang pernah belajar dan pernah diajarkan tentang ilmu pemasaran dan manajemen pemasaran. Dalam bahasa Indonesia, marketing mix diterjemahkan sebagai ‘bauran pemasaran’. Lalu sebenarnya, ada berapa sih marketing mix atau bauran pemasaran itu? Empat atau tujuh ya? Atau sebelas?


Barangkali saya dianggap kuno atau tidak mengikuti perkembangan jaman, ketika saya tetap gemar mengatakan, bahwa secara prinsip, marketing mix terdiri dari empat unsur saja. Empat unsur itu banyak dikenal sebagai 4P, yaitu product, price, promotion dan place.

Di luar sana, sudah banyak P- P yang lain, ada people, ada process dan ada physical evidence. Jadi total ada tujuh P, katanya.

Dikatakan kuno,  tidak masalah, yang penting tidak berusaha membingungkan orang..he..he. Sebenarnya, jika kita mau berpikir lebih dalam, kebaruan-kebaruan itu hanyalah istilah atau merupakan pengembangan sedikit saja. Pengertian prinsipnya tetaplah sama menurut saya. Jika dipaksa, saya hanya akan mengatakan “sedikit saja berbeda”.

Tujuh P, sebelas P, maupun enam belas P (jika ada), adalah diciptakan oleh orang pemasaran. Namanya saja orang pemasaran. Ia diajarkan untuk selalu memperbarui hal-hal yang lama atau dianggap usang oleh konsumen. Target pasar dari para pakar pemasaran adalah dosen, konsultan pemasaran atau pembelajar ilmu pemasaran. 

Jika tidak ada barunya gagasan, maka bukunya pun tidak laku. Ia memang harus membuat gagasannya berbeda atau tampak berbeda di mata konsumen. Maka pakar pemasaran, pasti terus berupaya membuat produk (gagasan)nya selalu berbeda, agar disebut sebagai memiliki “value”. Layaknya pengusaha, pemasar atau pebisnis.

Pada kesempatan ini, saya ingin mengatakan pada praktisi pengusaha UKM, tidak perlu ragu soal bauran pemasaran. Tidak perlu bimbang soal strategi pemasaran. Pedomani saja empat P. Produk, harga, promosi dan distribusi.

Jika ada yang tidak beres pada penjualan, silakan diperiksa saja. “Apakah produk saya yang tidak beres, harga saya yang tidak pantas, cara promosi saya yang keliru ataukah distribusi/penempatan/penyaluran produk saya yang salah?” Itu pertanyaan paling mendasar.

Siapa yang dapat memberikan informasi itu? Ya konsumen. Pembeli. Tanyakan saja secara periodik, pendapat mereka tentang produk dan harga Anda (bila mungkin promosi dan distribusi) kepada konsumen atau pelanggan. Pasti mereka bersedia menjawabnya. Jangan ragu!

Sekali lagi, bahwa marketing mix adalah alat yang digunakan oleh perusahaan untuk mempengaruhi keputusan pembelian calon pelanggan atau pelanggannya. Targetnya, mereka memutuskan untuk membeli produk yang ditawarkan.

Keputusan pembelian sangat dipengaruhi oleh keempat bauran pemasaran yang diterapkan oleh perusahaan/pemasar. Memang tidak secara serentak, keempat faktor ini mempengaruhi. Bisa jadi, orang memutuskan untuk membeli sesuatu, gara-gara tertarik dengan promosinya, bukan produknya.

Sekarang mari berandai-andai sebagai konsumen. Bila begitu mengkonsumsi produk, lalu ada sesuatu yang mengecewakan Anda, lantas apa yang Anda inginkan dari pemasar? Anda menuntut tanggung jawab pemasar?

Itulah pentingnya 4P. Produk harus memuaskan kebutuhan dan keinginan target pasar dan jika mampu, melampauai kepuasan mereka. Oleh karenanya, marketing mix menjadi sangat esensial dalam hal ini.

Untuk itu, pemasar harus menerapkan strategi produk yang tepat, strategi penetapan harga yang tepat, strategi promosi yang tepat dan strategi penempatan (baca:distribusi) yang tepat.

Prinsip, membuat produk itu, harus sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, menetapkan harga juga sesuai dengan keinginan konsumen, menjalankan strategi promosi yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, serta mendistribusikannya juga harus sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.

Bagaimana? Mudah-mudahan, ada sedikit gambaran.
Terima kasih sudah membaca. Terima kasih Allah SWT. Terima kasih kepada semua yang menginspirasi. Salam bahagia dan terus berkarya!

1 komentar: