Rabu, 11 April 2012

Merumuskan Masalah Penelitian (3)


Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu,-----
“Semua impian kita bisa menjadi kenyataan,_
kalau kita berani mengejarnya” (Walt Disney)

Dear pembelajar,------
Salah satu kesulitan dalam menulis skripsi adalah menulis Latar Belakang Masalah. Biasanya ini disebabkan oleh pemilihan masalah yang terlalu luas (umum). Masalah penelitian jangan terlalu umum. Jika Anda merasa masalah penelitian Anda terlalu umum, diskusikan dengan orang lain yang mengerti untuk mengubah menjadi lebih khusus (spesifik).

Bagaimana menemukan kekhususan masalah? Caranya adalah mengikuti 3 langkah berikut (Jonathan Sarwono, 2006)

  1. Mengenali gejala masalah
Hati-hati! Gejala adanya masalah dalam perusahaan oleh peneliti pemula kerap dikira sebagai masalah. Gejala masalah adalah indikasi/tanda-tanda ada masalah. Gejala masalah adalah petunjuk bahwa sedang terjadi masalah.

Contoh:
Tingginya reject/penolakan barang, tingginya komplain, volume penjualan yang menurun terus menerus, volume penjualan yang tidak mengalami peningkatan yang berarti, tidak tercapainya target, tingginya tingkat absensi karyawan, menurunnya produktivitas, menurunnya kinerja, prestasi murid merosot, jumlah remaja perokok meningkat, banjir, kekumuhan wilayah, jumlah kecelakaan meningkat, jumlah remaja hamil diluar nikah, menurunnya minat kunjungan turis mancanegara, meningkatnya urbanisasi, meningkatnya minat belanja ke luar negeri, rendahnya jumlah karya ilmiah guru/dosen, dll.

Perhatikan bahwa salah menentukan masalah bisa salah melangkah. Seperti dokter yang salah diagnosis penyakit, sehingga obat yang diberikan tidak tepat untuk permasalahan penyakit yang sesungguhnya.

  1. Identifikasi Masalah
Mengidentifikasi masalah adalah mengenali masalah. Evaluasilah data internal dan eksternal. Misalnya:
    1. Lakukan monitoring atas komplain,
    2. Lacaklah apakah komplain-komplain sejenis pernah muncul sebelumnya,
    3. Komplain pasti terkait dengan masalah ketidakpuasan. Carilah literature yang membahas tentang kepuasan dan ketidakpuasan, termasuk informasi tentang kasus sejenis yang dialami perusahaan lain yang sejenis.
Selanjutnya, lakukan isolasi masalah, misalnya:
  1. perusahaan tidak mempunyai informasi yang memadai tentang perilaku konsumen,
  2. berdasarkan informasi dari beberapa konsumen, produk tidak sesuai dengan apa yang disampaikan dalam promosi,
  3. berdasarkan informasi dari agen/perantara, pesaing memberi garansi seumur hidup pada konsumen,
  4. perusahaan telah (belum?) menginventarisasi komplain-komplain yang telah masuk dan memikirkan jalan keluarnya (belum?)

  1. Merumuskan Masalah
Langkah selanjutnya adalah merumuskan masalah, misalnya:
    1. faktor-faktor apa saja yang dipertimbangkan konsumen dalam mengambil keputusan pembelian?
    2. Adakah hubungan antara strategi promosi dengan penjualan?
    3. Bagaimana respon konsumen terhadap produk perusahaan?

Itu hanyalah sebuah contoh yang dapat membantu Anda dalam berproses membuat rumusan masalah yang tepat. Sekarang, Anda dapat berlatih merumuskan masalah sesuai dengan persoalan-persoalan penelitian yang sudah mulai Anda pikirkan.
Artikel lain tentang perumusan masalah penelitian:
http://www.papanputih.com/2012/02/merumuskan-masalah-penelitian-1.html
http://www.papanputih.com/2012/03/merumuskan-masalah-penelitian-2.html

Terima kasih sudah membaca,

Salam bahagia dan terus berkarya!
CATATAN :
Kini BUKU Melawan Hantu Bernama Skrispsi, dapat DIPEROLEH LANGSUNG dengan HANYA Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah).
Harga sudah termasuk:
  1. ONGKOS KIRIM dari Kantor Surabaya ke SELURUH WILAYAH Indonesia, 
  2. Konnsultasi Gratis Kegalauan Soal Skripsi yang meliputi judul/Topik, penentuan masalah penelitian, variabel penelitian, dan metoda/pendekatan yang digunakan dalam analisis (BUKAN jasa pengolahan data),
  3. Konsultasi dilakukan melalui Chatting  FB http://www.facebook.com/groups/skripsicepat/
Kontak via SMS: 0878 5320 1968

Tidak ada komentar:

Posting Komentar