Rabu, 28 Desember 2011

Decision Making (1)

Bacalah dengan nama Tuhanmu,____________
"Kuda ras unggulan tidak pernah melihat kuda-kuda lain. Ia terus saja berkonsentrasi pada pacuannya secepat mungkin" (Henry Fonda)

Dear pembelajar,____________
Pengambilan keputusan.
Hmm….rasanya ini merupakan materi yang tidak sederhana dalam perkuliahan. Betapa kompleksnya teori-teori tentang keputusan telah ditawarkan dalam kelas-kelas pembelajaran dalam sebuah gedung namanya KAMPUS. Para dosen yang sangat cerdas itu berbicara depan kelas, berusaha mentransfer teori-teori yang ditawarkan oleh berbagai literature. Dan saya?

Barangkalai karena saya ini memang termasuk mahasiswa yang tidak begitu cerdas...he..he... Sehingga, betapapun saya berusaha konsentrasi, selalu saja tak paham dan kesulitan menangkap apa yang mereka ajarkan tentang bagaimana mengambil keputusan yang baik itu. Saya termasuk mahasiswa yang pusing dengan hitungan-hitungan teoritikal, sehingga jujur saja, saya tidak pernah tertarik untuk mempelajari ilmu ini. Ilmu pengambilan keputusan. Padahal yang namanya hidup, tidak bisa menghindari keputusan, bukan?

Hidup adalah rangkaian keputusan. Keadaan Anda sekarang ini adalah hasil dari keputusan-keputusan yang Anda buat di masa lalu. Keputusan-keputusan yang Anda buat sekarang, ikut menentukan keadaan Anda di masa yang akan datang. Jika keputusan keliru, maka keadaan berikutnya, kemungkinan besara menjadi tidak begitu baik, kecuali ada keajaiban. Dan saya, beberapa kali membuat keputusan secara keliru/tidak baik. Ini terjadi ketika saya belum menemukan “guru” saya, yang memberikan ilmu praktis dalam pengambilan keputusan.

Yang saya bagi ini, tidak seperti yang para teoritikus ajarkan. Ini adalah ilmu praktis yang dibagi dengan tulus oleh mereka yang berpengalaman memimpin dan membawa keberhasilan organisasi perusahaan. Mereka telah mempraktikkan dalam kurun waktu yang sangat lama dan membawa keberhasilan bagi organisasi yang dipimpinnya. 

Semuanya, telah dibukukan dengan sangat baik oleh Spencer Johnson M.D, dalam sebuah judul “Yes or No”, Ya atau Tidak! Johnson adalah pengarang ternama New York Times. Formula yang ia tawarkan ini, bukan hanya pas untuk pengambilan keputusan terkait dengan organisasi, tetapi tepat pula diterapkan untuk mengambil keputusan dalam kehidupan pribadi siapapun.

"Ada 6 pertanyaan penting yang harus dijawab dengan baik sebelum mengambil keputusan", katanya. Dan saya akan membaginya kepada anda secara berseri.

Pertanyaan pertama,
Apakah ini adalah sesuatu yang sesungguhnya saya butuhkan? Nah langkah paling awal sekali yang harus kita lakukan dalam rangka mengambil keputusan adalah, bertanya kepada diri sendiri, apakah saya sedang mengejar kebutuhan yang sesungguhnya? Jangan-jangan ini adalah sesuatu yang tidak saya butuhkan tetapi hanya merupakan sesuatu yang saya INGINKAN. Jangan-jangan ini adalah keinginan saja dan bukan kebutuhan yang sesungguhnya. Begitu seringnya kita terkecoh, mengira bahwa sesuatu itu adalah kita butuhkan padahal sesungguhnya, tidak.

Jadi, apa beda keinginan dan kebutuhan? Keinginan itu harapan. Kebutuhan (keperluan) itu keharusan. Periksa dapur atau kamar anda! Berapa macam barang yang tidak terpakai yang dapat anda temukan di sana? Begitulah cara membedakan keinginan dan kebutuhan. Apa yang anda inginkan hari ini? Lalu periksa, apa yang pernah anda inginkan sebelumnya? Bandingkan! Periksa sesuatu yang kerap Anda buang atau anda simpan saja sebagai penyesak ruangan. Keinginan adalah pengalihan perhatian yang menarik, yang mungkin ingin kita kejar, tetapi kelak akan mengecewakan.

Akhirnya?
  1. pusatkan pikiran pada kebutuhannyang sesungguhnya dan focus. Jangan mengejar keinginan!
  2. katakan TIDAK pada semua yang tidak relevan dengan kebutuhan
  3. katakan TIDAK pada hal-hal yang bersifat “mengalihkan perhatian” Anda!

Salam bahagia

1 komentar:

  1. jadi apapun yang kita inginkan belum tentu baik untuk kita.dan apa yang kita sudah dapatkan itu adalah kebutuhan kita.

    BalasHapus