Sabtu, 23 April 2011

Seri Memimpin Diri; Perhentian Independent

Bacalah dengan nama Tuhanmu,__________
"Jika dalam beberapa tahun terakhir anda belum membuang suatu pendapat atau belum mendapatkan pendapat baru, periksalah denyut nadi anda, jangan-jangan anda sudah mati"  (Gellet Burgess) 

Dear pembelajar,__________ 
Masih ingat apa yang sudah kita bahas di perhentian innocence kan? Sebelumnya, saya hanya ingin mengingatkan apa sih tujuan kita membahas perhentian-perhentian ini dan apa kaitannya dengan kepemimpinan diri? Perhentian-perhentian ini perlu dipahami agar kita sebagai pribadi/individu dapat memahami setiap keadaan, lalu menyikapi keadaan tersebut dengan cara-cara yang wajar. Utamanya jika anda terikat dengan institusi yang bernama keluarga.

Dalam perhentian innocence, telah kita mengerti bahwa setiap kita pernah berhenti pada perhentian itu.
Setiap kita, ketika kanak-kanak, menganggap bahwa semua orang adalah baik dan setiap orang adalah malaikat penolong. Tetapi sayangnya, kita tidak bisa terlalu lama berada pada perhentian ini. Waktu akan mengantarkan kita memasuki station ke dua, yakni perhentian Independence.

Masih ingat kan anda ketika beranjak remaja? Bebas! Itulah kata yang paling disuka oleh anak-anak yang beranjak remaja. Anak-anak akan mulai meninggalkan kebiasaan makannya dan menolak untuk disuapi. Ia akan mengatakan “aku mau melakukannya sendiri”. Coba kita perhatikan remaja yang memakai anting pada alisnya, memotong dan mengecat rambut dengan model yang ia suka, mengenakan baju dengan model dan warna yang semaunya. Ini adalah cerminan kedalaman ekspresi. Dan ini, sangat manusiawi. 

Ketika mencoba menemukan perbedaan-perbedaan dengan memisahkan diri dari seluruh alam raya, ketika itu pula kita “memotong tali pusar innocence”. Ciri pergerakan dari station Innocence menuju independence adalah mereka cenderung menanya “Mengapa?” . Yang ada di kepalanya dan hendak dikatakan adalah “ saya tahu anda berfikir seperti itu, atau ingin supaya hal-hal dilakukan dengan cara tersebut, tetapi saya terpisah dari anda , dan saya, lebih suka berfikir dan melakukannya dengan cara saya!” Inilah ciri mereka yang berada pada perhentian independence.
salam bahagia 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar