Rabu, 16 Maret 2011

Formula Kepemimpinan (4)

Bacalah dengan nama Tuhanmu,____________
“Yang membedakan antara yang baik dengan yang hebat adalah HATI”. (Michael Jordan)

Dear pembelajar,_________________
Akhirnya....., sampai kita pada akhir pembahasan tentang fromula kepemimpinan yang 30/30/20/20. Tiga jam pertama adalah brain trust, tiga jam ke dua adalah komunikasi, dua jam ketiga adalah mentoring dan penyiapan suksesi dan dua jam terakhir adalah hal-hal yang sifatnya operasional.

Hitungan jam tersebut didasarkan pada asumsi bahwa rata-rata pemimpin bekerja selama sepuluh jam per hari. Tentu saja anda dapat menyesuaikan dengan kondisi anda. Tetapi menurut saya, itu adalah waktu minimal yang dialokasikan oleh seorang pemimpin. Bukankah anda malah lebih sering mengalokasikan 18 hingga 24 jam untuk pekerjaan kepemimpinan anda? Sehingga, di rumahpun, kepala anda dipenuhi dengan persoalan-persoalan terkait dengan kepemimpinan di kantor/perusahaan anda? Nah, ada baiknya dan memang sudah saatnya menata kembali untuk kepentingan efektivitas kepemimpinan anda.

Saya sudah kemukakan, bahwa dua jam setiap hari dari waktu kerja spiritual leader, digunakan untuk kepentingan operasional. Apakah artinya ini? Anda mungkin bertanya-tanya. Dan saya juga boleh balik bertanya kepada anda. 

Apa yang ada dalam kepala anda ketika anda mendapati bahwa pimpinan anda sama sekali tak paham dan tidak tahu menahu urusan kegiatan operasional yang anda lakukan bersama kawan-kawan anda? Bagaimana penilaian anda terhadap seorang pimpinan yang hanya mau tahu persoalan secara makro dan sama sekali tidak mau tahu detail persoalan mikro perusahaan?

Apakah seorang pimpinan harus mengalokasikan waktunya untuk kegiatan yang sifatnya operasional? Ya! Spiritual leader, mengalokasikan 20% waktunya untuk membaca dan memahami laporan administrasi dan keuangan perusahaan. Spiritual leader memahami bagaimana kegiatan proses produksi itu dapat berjalan dengan baik, hari-harinya. Spiritual leader, menemui konsumennya baik secara samar maupun terang-terangan untuk mendengarkan keluhan dan saran mereka.

Itulah sebabnya rumusan 30/30/20/20, saya share sebagai sebuah rumusan yang pas untuk anda yang bergerak menjadi seorang spiritual leader. Spiritual leader adalah mereka yang telah berhasil mencapai kecerdasan spiritual. Apakah kecerdasan spiritual itu? 

Kecerdasan spiritual atau apa yang sering kita dengar sebagai Spiritual qoution/intellegence, menurut Danah Zohar dan Ian Marshal adalah kecerdasan jiwa, yakni tingkat baru kesadaran yang bertumpu kepada bagian dalam diri yang berhubungan dengan kearifan di luar ego, yang membantu menyembuhkan dan membangun diri manusia secara utuh, yang dengannya manusia tak hanya mengakui nilai-nilai yang ada, tetapi lebih kreatif menemukan nilai-nilai baru. Spiritual leader mampu menyeimbangkan makna dan nilai serta menempatkan kehidupan dalam konteks yang lebih luas.

Dalam praktik tentu saja formula ini akan mengalami proses. Pada awalnya mungkin formula kepemimpinan anda adalah 10/10/10/70, tetapi semakin senior seorang pemimpin, mereka akan bergerak menuju peran spiritual leader. Dan spiritual leader mengimplementasi formula 30/30/20/20, dalam rangka menjembatani apa yang dihadapi sekarang dengan yang akan datang. Sekali lagi, jembatan hari ini dan masa yang akan datang. Bukan terlalu lama terbelenggu dalam kompleksitas persoalan-persoalan masa lalu. Nah, alokasikan 20% waktu kepemimpinan anda untuk ke lapangan, mengetahui dan memahami detail aktivitas operasional perusahaan anda.  Mudah-mudahan bermanfaat.

Salam bahagia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar