Kamis, 11 November 2010

Variabel Adalah....

Bacalah dengan nama Tuhanmu,-------------
"Buku adalah jendela yang digunakan jiwa untuk melihat keluar". (Henry Ward)

Dear pembelajar,
Saya punya cerita menarik untuk anda. 
Suatu ketika di ruang sidang skripsi, ada sebuah dialog yang menegangkan:
Penguji       : “Siap untuk diuji?”
Mahasiswa :” Siap, insyaallah”
Penguji       :”Apa judul skripsi anda?”
Mahasiswa :” Analisis Pengaruh......terhadap......pada PT X di Surabaya”
Penguji       :”Anda yakin dengan semua yang anda tulis di sini?
                    (sang dosen penguji menunjuk bendel skripsi)
Mahasiswa :” Sangat yakin”
Penguji       : “ Bagus, beritahu saya tentang variabel yang anda teliti!”

Mahasiswa : “ Ada dua macam variabel yang saya teliti”
Penguji       : “Bagus, variabel apa saja itu?”
Mahasiswa : “Variabel bebas dan variabel terikat
Penguji       : “Bagus, bisakah saudara beritahu apa kata lainnya?”
Mahasiswa : “Variabel independent dan variabel dependent
Penguji      :”Bagus, lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan variabel itu sendiri?”
Mahasiswa : (DIAM TIDAK MENJAWAB)

Penguji       : “Lho, kok macet, saya baru sampai pada halaman judul ini...”
Mahasiswa : (Mulai keluar keringat, mengalir dari pelipisnya....)

Kejadian inilah yang mendorong saya untuk menuliskan dan membaginya kepada anda, tentang apa itu variabel penelitian.

Apakah yang dimaksud dengan variabel?

Kita tidak akan dapat berbuat banyak dalam riset, kecuali kita paham tentang variabel penelitian.

A variable is any entity that can take on different values. (http://www.socialresearchmethods.net/ )

Variabel adalah entitas/kesatuan apapun, yang memiliki nilai yang berbeda/bervariasi. Masih kurang jelas? 

Apapun dapat disebut sebagai variabel, asal ia punya nilai yang beragam (vary, variate, bervariasi).

Definisi lain, bahwa variable adalah “any factor that can take on different values”. Variabel adalah semua faktor yang dapat mempunyai nilai yang berbeda.

Dua pengertian/definisi tersebut, sama, bukan? 
Sekarang, bayangkan setiap faktor yang dapat memiliki nilai yang bervariasi/berbeda. Saya rasa anda cukup dapat membayangkannya sekarang ini. 
Sekarang, mari kita lanjutkan!

Usia, disebut variabel, karena ia memiliki nilai yang bervariasi.  
Pendapatan, disebut variabel, karena ia memiliki nilai yang bervariasi/berbeda antara seseorang dengan orang lainnya.  
Pengeluaran, disebut variabel karena ia memiliki nilai yang bervariasi antara seseorang dengan orang lainnya.

Apakah nilai variabel selalu berupa angka, kuantitatif atau numerik? Tidak. Variabel tidak selalu kuantitatif atau numerik.

Budaya, disebut variabel, karena budaya itu bervariasi berdasar negara atau kota asal.  
Jenis kelamin, apakah disebut sebagai variabel? Ya! Ada laki-laki dan ada perempuan. 

Motif pembelian, apakah disebut variabel? Ya!, karena orang mengambil keputusan pembelian, dilatar belakangi oleh berbagai motif (misalnya untuk memenuhi kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan dan aktualisasi diri).

Lebih jauh, terkait dengan variabel ada yang dinamakan attributes dan indikator.

An attribute is a specific value on a variable. 
Atribut merupakan nilai spesifik dari variabel, misalnya, variabel jenis kelamin memiliki dua atribut, yaitu laki-laki dan perempuan. Variabel sikap, dapat didefinisikan menjadi 5 atribut, yaitu 1= sangat tidak setuju, 2= tidak setuju, 3= netral, 4= setuju dan 5= sangat setuju.

Indikator adalah ukuran, yakni hal-hal yang menunjukkan keterwakilan dari nilai sebuah variabel.
Misalnya, ada sebuah riset “motivasi mempengaruhi kinerja”. Disini, ada dua variabel, yakni motivasi dan kinerja.

Bagaimana mengukur motivasi dan kinerja? Nah, jawaban dari pertanyaan-pertanyaan inilah yang disebut sebagai indikator.

Bagaimana menetapkan indikator?
Pertama, kita harus memahami definisi konsep (teori)nya dan,
Kedua, dari definisi konsep itu, kita harus membuat definisi operasionalnya.

Ini biasa disebut sebagai definisi operasional.

Contoh:(Membuat definisi motivasi)
Motivasi, menurut teori Maslow adalah lima kebutuhan pokok yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu hal. Lima kebutuhan pokok tersebut bersifat berjenjang, terdiri dari kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan dan aktualisasi diri. (definisi konsep).
Dalam penelitian ini, secara operasional, motivasi didefinisikan sebagai penilaian/repon karyawan terhadap, segala pemuas kebutuhan (yang mencakup faktor fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan dan aktualisasi diri).

Karyawan akan diminta memberikan respon/penilaian/tanggapan atas segala pemuas kebutuhan yang diterimanya dari perusahaan. Tanggapan reponden akan berkisar dari rentang skala 1, yang bermakna sangat tidak setuju dan 5, yang bermakna sangat setuju.

Indikator dari masing-masing sub variabel tersebut, dapat dijelaskan sebagai berikut:
Kebutuhan fisiologis, adalah tanggapan responden terhadap hal-hal yang relevan dengan: kebutuhan makan, minum, istirahat, kehangatan dsb-----disebut indikator.

Kebutuhan keamanan, adalah tanggapan responden terhadap hal-hal yang relevan dengan jaminan hari tua, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan, jaminan tempat tinggal dsb.------disebut indikator
Kebutuhan sosial adalah tanggapan responden terhadap hal-hal yang relevan dengan adanya hubungan baik secara vertikal, hubungan baik secara horisontal di tempat kerja.-----disebut indikator
Kebutuhan penghargaan, adalah tanggapan responden terhadap hal-hal yang relevan dengan pemberian penghargaan terhadap prestasi/achievement, pemberia pelatihan untuk menjadi lebih kualified, dikenali dsb.------disebut indikator

Kebutuhan aktualisasi diri adalah tanggapan responden terhadap hal-hal yang relevan dengan kesempatan mengembangkan talenta, kreatifitas, pemenuhan diri, dll.------disebut indikator

Indikator adalah ukuran. Itulah sebabnya, hal-hal tersebut disebut sebagai indikator.

Ukuran bahwa faktor kebutuhan fisiologis terpenuhi (oleh perusahaan) adalah gaji yang memadai, mereka bisa makan dan minum dengan layak, mereka mendapat kesempatan istirahat, beroleh perlakuan yang hangat dari manajemen dsb.

Ukuran bahwa faktor kebutuhan rasa aman telah dipenuhi oleh perusahaan adalah adanya jaminan hari tua, jaminan kesehatan, dll yang dirasakan karyawan telah memadai.

Ukuran bahwa kebutuhan sosial dipenuhi adalah, adanya hubungan yang nyaman atau menyenangkan bagi karyawan, baik secara vertikal maupun horisontal

Ukuran bahwa kebutuhan penghargaan telah dipenuhi (oleh perusahaan) adalah bahwa karyawan betul-betul merasakan bahwa perusahaan memberikan penghargaan yang layak terhadap prestasi/achievement, perusahaan memberikan pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan karyawan, pemberian kesempatan untuk menjadi lebih qualified, dikenali dsb.

Ukuran bahwa kebutuhan aktualisasi diri telah dipenuhi oleh perusahaan adalah bahwa karyawan betul-betul merasakan bahwa (indikator) kesempatan mengembangkan talenta, kreatifitas, pemenuhan diri, dll., telah dipenuhi oleh perusahaan. Demikianlah, pengertian variabel, atribut dan indikator.

Beberapa contoh implementasi dalam penelitian
Ada variabel bebas/independent dan ada variabel terikat/dependent. Di bawah ini hanya merupakan contoh:
  1. Keputusan pembelian produk dipengaruhi oleh pendapatan. Keputusan pembelian merupakan variabel terikat/tergantung/dependent (Y) dan pendapatan merupakan variabel bebas/independent (Y). Artinya perubahan pendapatan (X) akan mempunyai pengaruh terhadap keputusan pembelian (Y).
  2. Perbedaan perilaku dalam hal pembelian gaun pengantin. Budaya mempengaruhi keputusan pembelian. Beda budaya, beda pula cara mengambil keputusan beli. Budaya dan keputusan pembelian, merupakan variabel.
  3. Gaya kepemimpinan mempengaruhi kinerja organisasi. Jika gaya kepemimpinan berubah, maka kinerja organisasi bisa berubah. Gaya kepemimpinan disebut sebagai variabel bebas/independent (X) dan kinerja organisasi disebut sebagi variabel terikat/dependent (Y)
  4. Perbedaan pengambilan keputusan pembelian produk T-shirt berdasarkan jenis kelamin. Keputusan pembelian dan jenis kelamin merupakan variabel.
Nah, bagaimana??? Semoga bermanfaat. Apabila masih kurang jelas, silakan menghubungi penulis.

salam bahagia dan terus berkarya!


CATATAN :
Kini BUKU Melawan Hantu Bernama Skrispsi, dapat DIPEROLEH LANGSUNG dengan HANYA Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah).
Harga sudah termasuk:
  1. ONGKOS KIRIM dari Kantor Surabaya ke SELURUH WILAYAH Indonesia, 
  2. Konnsultasi Gratis Kegalauan Soal Skripsi yang meliputi judul/Topik, penentuan masalah penelitian, variabel penelitian, dan metoda/pendekatan yang digunakan dalam analisis (BUKAN jasa pengolahan data),
  3. Konsultasi dilakukan melalui Chatting  FB http://www.facebook.com/groups/skripsicepat/
Kontak via SMS: 0878 5320 1968

 

48 komentar:

  1. sri sudarmi semester V

    singkat saja menurut pendapat saya variable adl/ bermacam2 atau bnyak jenis


    salam hangat dari saya

    BalasHapus
  2. Darmi, bukan seperti itu. Yang berusaha dijelaskan disini adalah variabel penelitian. Nanti akan anda dapat disaat anda ambil MK Metodelogi penelitian.

    Apa sih varioabel itu? Ini adalah judul tulisan/artikel, bukan pertanyaan. (Strategi penulisan judul)

    Bagaimanapun, terima kasih atas responnya.

    BalasHapus
  3. Penjelasan yang bagus dan gampang diterima, usul nich sebaiknya pengasuh Metpen Ibu Aridha saja...bagaimana?
    Salam, Taufiq A.R.

    BalasHapus
  4. 's Opick,

    thanks, mahasiswa paling rajin, nyambi ngadmin, he..he, thanks for visiting and comment.

    BalasHapus
  5. saya baru membaca setelah lama diposkan...
    akan lebih menarik apabila bisa sekalian mencantumkan pernyataan dalam bentuk kuesioner.
    untuk saya itu sebagai contoh karena saya kebingungan. dalam penelitian saya ada aspek berpikir yang masing-masing aspeknya terdiri dari 2-3 indikator. saya bingung menuliskan ke dalam definisi operasionalnya...

    BalasHapus
  6. Dear Anonimus:

    Saya tidak paham anda bingung dimananya, dalam hal menulis kuisioner ataukah menulis definisi operasional.

    Hub prassetyaaridha@ymail.com, biar lebih jelas, thanks kunjungannya.
    salam bahagia

    BalasHapus
  7. wah, jelas sekali ini, bagus buat di baca, mencerahkan di saat gelap nih, thanks

    BalasHapus
  8. wah...Januar...!
    thank you kalau ini mencerahkan...

    salam sukses

    BalasHapus
  9. makasih , ibu telah menjawab pertanyaan yg selama ini saya cari dan bingung untuk mendapatkan jwbnx..
    klo boleh tanya...
    bagaimana cara menulis latar belakang yg baik (pola yg teratur)dan juga dalam menentukan krangka berpikir yang sesuai...
    by andre,kupang

    BalasHapus
  10. ada gambaran terang Bu,...

    BalasHapus
  11. ...tp masih belum nemu judul yang indah buat skripsi... hehe..

    heri>

    BalasHapus
  12. @ Anonim, bagaimana menulis ?

    silahkan Buka saja menu skripsi! Ada pemetaan sederhana di sana,ada juga cara bagaimana menulis latar belakang masalah.

    thanks for reading
    salam bahagia

    BalasHapus
  13. thanks bu atas kuliah gratis, semoga jadi amal shaleh ibu, aamiin

    BalasHapus
  14. Tq sangat membantu sekali pengenalan dasar untuk mengenal apa itu variabel

    BalasHapus
  15. terimakasih....saya dapat pencerahan setelah baca ini

    BalasHapus
  16. Keputusan pembelian produk dipengaruhi oleh pendapatan. Keputusan pembelian merupakan variabel terikat/tergantung/dependent (Y) dan pendapatan merupakan variabel bebas/independent (Y). Artinya perubahan pendapatan (X) akan mempunyai pengaruh terhadap keputusan pembelian (Y)

    Nah jika variabelnya sprt cntoh diatas, trus indikatornya ap? Thanx before

    BalasHapus
  17. Dear Ddys,
    makasih kunjungannya, silakan klik :
    http://www.papanputih.com/2011/10/pengumuman-penting.html

    salam bahagia

    BalasHapus
  18. Bu, apakah variabel penelitian sama dengan objek penelitian ?

    BalasHapus
  19. thank,s bos....jadi punya gambaran nih.....sukses selalu bos

    BalasHapus
  20. thk...ilmu nya mudahmudhan bermanfaat...

    BalasHapus
  21. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  22. bisa dibilang ataupun logika nya lah variabel itu sebagai wadah kosong untuk menempatkan suatu nilai

    BalasHapus
  23. wah berguna sekali bu...

    saya juga mengajukan pertanyaan ke email ibu.. mohon bisa membantu, terima kasih,

    sukses terus bu.. :)

    BalasHapus
  24. Dear anonimus, email saya prassetyaaridha@ymail.com, jangan salah ya. pertanyaan anda belum masuk.tq.atau add fb saya http://www.facebook.com/aridha.prassetya

    BalasHapus
  25. heem.
    sesudah baca ini. saya lebih mengerti memahami definisi operasiona,variabel yang ibu posting ke sini.
    Semoga nanti saya bisa dpt dosen pembimbing skripsi seperti ibu..

    BalasHapus
  26. artikel yang bagus. ane juga lagi sibuk skripsi. thanks bu..

    BalasHapus
  27. Assalamu'alaikum...
    Terima kasih atas ilmunya..
    Mau tanya lagi nih, minta tolong jelaskan tentang hipotesis.
    Dari judul ini "Perbedaan pengambilan keputusan pembelian produk T-shirt berdasarkan jenis kelamin. Keputusan pembelian dan jenis kelamin merupakan variabel", yang mana Dependent Variable dan yang mana Independent Variable?

    BalasHapus
  28. Dear Syamsul effendi,
    dalam penelitian anda tak ada variabel terikat. semuanya variabel bebas (independent Variable)
    tq dah berkunjung,

    salam

    BalasHapus
  29. bu saya mau tanya. penelitian saya adalah penelitian kuantitatif deskripsi. yakni memetakan pemilih kelurahan (dalam pemilu) berdasarkan faktor perilaku memilih (pake teori perilaku memilih). saya mengklasifikasikan ada 2 variabel (bebas dan terikat). yakni faktor sosiologis, psikologis dan rasional sebagai variabel bebas. sedangkan pilihan politiknya berupa variabel terikat. apakah bisa dibenarkan?

    BalasHapus
  30. oia bu, bolehkah kita membuat definisi konsep bukan berdasarkan dari teori yang kita pakai di dalam kajian pustaka? misal. di kajian pustaka. ada teori sosiologis mempengaruhi perilaku memilih. kan itu ada banyak variabel, misal jenis kelamin, pendapatan, tingkat pendidikan.
    lantas kita cari definisi konsep dari ilmuan lain yang menjelaskan tentang konsep tingkat pendidikan, pendapatan dll. tapi teorinya itu gak ada hubungannya sama perilaku memilih sama sekali.. thx..

    BalasHapus
  31. jadi dek - dekan aku :( mau sidangg,,

    BalasHapus
  32. Hadir dan menyimak Mbak Aridha.

    Terima kasih.

    BalasHapus
  33. It's really help..
    thanks

    #UM

    BalasHapus
  34. haduhhhh,,, knpa baru sekarang ktmu ni halaman.
    makasih bangeeeet bu ,, bermanfaat sekali... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. darmawan, syukurlah bila manfaat.
      makasih kunjungannya,
      salam bahagia dan terus berkarya!

      Hapus
  35. salam kenal. mba, apa sih beda dimensi sama indikator? thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. didi,
      arti kata dimensi adalah ukuran,demikian juga indikator,
      ia bermakna ukuran untuk mengukur nilai suatu variabel,
      jadi, sama saja.
      tq
      salam bahagia dan terus berkarya!

      Hapus
  36. mbak saya masih belum paham. misal saya mengambil judul "Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan"

    kepuasan pelanggan terdapat 5 dimensi : tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan empathy

    maka: dalam contoh ini apa bedanya dimensi dengan atribut mbak?
    lalu apakah dimensi tersebut bisa djadikan variabel penelitian?
    terimakasih mbak cantik..

    BalasHapus
  37. maaf mksd saya kualitas pelayanan yang punya 5 dimensi itu bukan kepuasan pelanggan..
    trmksh

    BalasHapus
  38. terimakasih bu untuk infonya

    saya mau bertanya
    bolehkan variabel terikat itu terdiri dari 2 macam isi
    contohnya
    variabel bebas nya = Pendidikan
    variabel terikatnya = umur dan pekerjaan

    makasih bu untuk bimbingannya
    please reply On chandra_sitohang@rocketmail.com

    BalasHapus
  39. bu kalau indikatornya keputusan menggunakan tu pa ya cz aq ngajuin ke pembimbing saya blgx g boleh spt.. keptusan mnggunkan krn produk, hrga, or pa . mnta solusinya .. judul skripsi sy pengaruh iklan terhadap keputusan menggunakan .. TERIMAKASIH BU!!

    BalasHapus
  40. sbnrx indikator pada variabel Y tu pa hrs di kaitkan dengan variabel X NYA.
    EX: DLM PNLITIAN Q variabel x : terpaan iklan yg dindikatorx : frekuensi menonton n perhatian kmudian variabel Y :keputusan menggunakan TU INDIKATORX PA BU??? PA indikator x hrs berhubungan smwx dg iklan. cz kl mnrutq dlm pnelitian sy meneliti seberapa besar pengaruh iklan terhada keputusan menggunkan, jadi yg di ukur harus dari iklan..
    MOHON SARANNYA bu kl bisa ksih tw indikatorx pa krn jujur saya bingung ,pa lg dosen sya ssh ktmu nya trs gmw ngasih tw solulsix. trimaksih

    BalasHapus
  41. bu... mengapa dalam penulisan judul karya ilmiah harus terdiri dari variabel terikat dan variabel bebas??

    BalasHapus
    Balasan
    1. faiqotul,
      tidak harus,
      boleh hanya meneliti variabel bebas saja.
      contoh, "Perilaku membuang sampah di Kabupaten /Kecamatan X", kita tidak mencari hubungan antar variabel. kita hanya meneliti var bebasnya saja,

      tq
      salam

      Hapus
  42. Selamat pagi bu Aridha,
    Saya dapat tugas dari dosen untuk mencari sub variabel dari:
    1. Preference
    2. Opportunity cost
    3. Constraint
    Ketiganya berasal dari teori pilihan rasional.Mohon masukan dari bu Aridha. Terima kasih

    BalasHapus
  43. hadiiiir bu hehehehe

    BalasHapus
  44. bu' mau nanya apa perbedaan definisi operasonal variabel dengan batasan istilah ?

    BalasHapus
  45. alhamdulillah dapet oleh2 dr gugling2.. thx ibuuuuu :)

    BalasHapus