Selasa, 19 Oktober 2010

Apa itu Visi, Misi, Tujuan, Proyek dan Program ?

Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu,_______
"sebuah kapal yang berlabuh itu tenang, tetapi bukan untuk itu kapal dibuat". (anonim)

Dear pembelajar,
Bagaimana mempersatukan visi misi organisasi? Ini adalah pertanyaan sangat bagus Surya AP yang disampaikan pada tatap muka awal dalam kelas organisasi beberapa waktu lalu. Jawab saya sangat singkat, yaitu : Visi dan misi itu harus dikomunikasikan kepada seluruh anggota organisasi. Mengapa? 

Sebab mereka (visi misi), merupakan panduan, arah langkah, pedoman atau koridor yang jelas bagi gerak/perjalanan organisasi. Bukankah sebuah organisasi itu harus bergerak/berjalan?

Dalam banyak kasus, organisasi enggan atau bahkan tidak mengkomunikasikan visi misinya secara jelas kepada seluruh personal yang terlibat. Akibatnya, para awak organisasi berjalan sendiri-sendiri bahkan tanpa arah. Bayangkan jika para karyawan dalam suatu perusahaan mengambil langkah sendiri-sendiri! Bisa jadi perusahaan atau organisasi tidak bergerak kemana-mana, bahkan tidak sampai kepada tujuan.

Pertanyaan Surya soal visi misi menarik, sebab menginspirasi saya untuk menggali pemahaman tentang apa itu visi dan misi. (sebab ternyata, masih banyak peserta PO, yang masih rancu memahami apa itu visi, misi, tujuan dan program). Itulah sebabnya, saya merasa perlu membagi kembali soal visi misi organisasi/perusahaan.

Visi adalah suatu keinginan tentang keadaan di masa yang akan datang, yang dicita-citakan oleh seluruh personal perusahaan, mulai jenjang yang paling atas hingga yang paling bawah, dari direktur, hingga pesuruh. (meskipun biasanya cita-cita itu merupakan cita-cita dari inisiator/penggagas/pendiri perusahaan). Cita-cita ini ada dalam benak pendiri, yang mewakili seluruh anggota organisasi.

Misi adalah penjabaran secara tertulis mengenai makna visi. Mengapa cita-cita yang ada dalam benak pendiri itu harus dijabarkan secara tertulis? Sebab, visi itu merupakan cita-cita, angan-angan, yang biasanya sulit dimengerti, jika maknanya tidak dijabarkan secara tertulis. Seluruh staff/personal yang terlibat harus memahami makana visi secara jelas dan gamblang. Itulah sebabnya, harus dijabarkan. Selanjutnya, penjabaran itu disebut misi.
Lalu apa hubungannya dengan falsafah organisasi?

Implementasi/pelaksanaan misi tidak semudah yang dibayangkan, sebab dalam organisasi terdapat beragam manusia dengan karakternya masing-masing. Dalam perjalanannya ada kemungkinan muncul konflik sikap mental dalam bekerja, aturan-aturan yang kurang jelas dan faktor lain yang tak diperkirakan sebelumnya. 

Oleh karena itu dibutuhkan tuntunan dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari. Dibutuhkan sebuah tuntunan untuk menyelesaikan konflik/masalah dalam organisasi. Tuntunan inilah yang disebut sebagai falsafah organisasi. 

Dalam praktek, falsafah organisasi ini disebut juga sebagai budaya organisasi/kredo, corporate culture/nilai-nilai perusahaan. Falsafah/kredo/corporate culture/ nilai-nilai ini harus tertanam dalam tingkah laku seluruh anggota organisasi, dari direktur hingga pesuruh, dari level yang paling atas hingga level yang paling bawah.

Tujuan merupakan penjabaran dari misi. Tujuan adalah pernyataan tentang apa yang akan dituju dalam periode tertentu, bisa tahunan (jangka pendek/biasanya disebut sasaran), bisa lima tahunan (jangka panjang). Tujuan jangka panjang merupakan cerminan rencana jangka panjang, yang dalam pelaksanaannya, dipecah-pecah (lebih detail) menjadi proyek-proyek. Proyek yang dilengkapi dengan (tujuan proyek dan)  anggaran, dinamai program.

(Catatan: dalam beberapa pendapat lain dan dalam praktek, istilah proyek dan program sering digunakan secara saling tertukar, program disebut proyek dan proyek disebut program. Hal ini bukan menjadi masalah, asal sebelumnya ada kesepakatan akan pemakaian istilah tersebut)

Bagaimana? Jelas bedanya? Semoga...

Terima kasih sudah membaca,

Salam bahagia dan terus berkarya!


CATATAN :
Kini BUKU Melawan Hantu Bernama Skrispsi, dapat DIPEROLEH LANGSUNG dengan HANYA Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah).
Harga sudah termasuk:
  1. ONGKOS KIRIM dari Kantor Surabaya ke SELURUH WILAYAH Indonesia, 
  2. Konnsultasi Gratis Kegalauan Soal Skripsi yang meliputi judul/Topik, penentuan masalah penelitian, variabel penelitian, dan metoda/pendekatan yang digunakan dalam analisis (BUKAN jasa pengolahan data),
  3. Konsultasi dilakukan melalui Chatting  FB http://www.facebook.com/groups/skripsicepat/
Kontak via SMS:  0878 5320 1968

11 komentar:

  1. nukeu herlandia20 Oktober 2010 22.41

    visi -> dijabarkan secara tertulis kedalam misi -> dijabarkan ke tujuan -> dibagi dua, jangka pendek dan jangka panjang -> detail - detail tujuan disubut proyek - > di+ anggaran = program

    rangkumannya begitu, keliru tidak bu?
    dalam misi ke tujuan, itu maksudnya dibuatkan konsentrasi - konsentrasi / hal - hal yang perlu dilakukan untuk menuju tujuan, begitu bu? jadi, dilakukan tindakan menuju tujuan ya?
    nah point - point yang akan di tuju disebut proyek (inikah yang ibu maksud tentang proyek? ) dan didalam proyek yang ditambah anggaran didalamnya terdapat program ?

    rangkuman saya sudah benar / masih banyak salah bu?

    terimakasih sangat,

    BalasHapus
  2. Yes Nuk, excellent, I like your antusiasm.

    BalasHapus
  3. saya memiliki pertanyaan seputar visi dan misi yang ibu ungkapkan di atas.

    saya banyak melihat pada lembaga pendidikan maupun lembanga lain yang pastinya memiliki visi dan misi seperti apa yang ibu ungkap di atas.

    pertanyaan saya, mengapa banyak dari lembaga tersebut hanya menuliskan visi? bukan misi?
    padahal "Dalam banyak kasus, organisasi enggan atau bahkan tidak mengkomunikasikan visi misinya secara jelas kepada seluruh personal yang terlibat. Akibatnya, para awak organisasi berjalan sendiri-sendiri bahkan tanpa arah."
    berbeda tentunya jika visi dan misi tersebut sangat jelas keberadaannya.

    ini pasti berdampak tidak baik bagi lembaga tersebut, tapi mengapa hal seperti ini malah tidak di perhatikan?

    dalam banyak kasus serupa, dampak negatif tersebut akhirnya menyeret para awak organisasi pada hal-hal yang negatif yang tentunya merugikan lembaga. KKN bisa saja dengan mudah terjadi. jika terjadi pailit, surat PHK dengan mudahnya turun dari petinggi organisasi yang pastinya dengan sangat disesalkan. karena tidak mungkin suatu organisasi berjalan mundur atau menginginkan kebangkrutan.

    bangaimana tanggapan ibu mengenai hal semacam ini yang sudah menjadi budaya baru dalam organisasi?

    terima kasih.

    BalasHapus
  4. Dear Giri,

    untuk lebih memudahkan proses pembudayaan, maka visi, misi, dan tujuan sebaiknya ditulis. Namun tidak boleh berhenti sampai pada tulisan saja. Harus ada falsafah yang menuntun seluruh personal organisasi dalam bergerak melaksanakan visi, misi, tujuan.

    Jika tak ada falsafah/kredo/budaya/filosofi yang berusaha ditanamkan dalam setiap jiwa anggota organisasi, maka seperti yang anda lihat, organisasi hanya berbentuk fisik gedung saja yang ada, tapi sesungguhnya ia tidak bernyawa, tidak punya bangunan psikis yang sehat di dalamnya.

    Organisasi seperti ini tidak bergerak kemana-mana, kecuali berjalan di tempat,membuat hanya sedikit sekali kemajuan lalu mundur lebih jauh ke belakang.

    Simak saja organisasi ke_dewan_an, yang lebih banyak hanya menyakiti hati rakyat saja. Ini hanya salah satu contoh saja. Masih banyak contoh lain.

    BalasHapus
  5. terima kasih atas penjelasannya.. ^^

    BalasHapus
  6. Maaf bu ya, kayaknya ada hal yang perlu di revisi deh dalam uaraian Anda. Visi dan Misi adalah sesuatu yang berbeda sama sekali. Misi bukan penjabaran Visi. Visi itu berasal dari bahasa Inggris vision (noun/benda), sedangkan misi itu berasal dari kata mission (verb/karya). Visi itu penglihatan akan masa depan yang diidamkan terjadinya sedangkan Misi itu tindakan yang dilakukan untuk mengejar tercapainya penglihatan yang diidamkan itu. Ya ndak? Mungkin justifikasinya harus cek kamus webster yaah

    BalasHapus
  7. dear anonim,
    "Visi itu penglihatan (jauh ke depan)/sesuatu tentang masa depan yang dilihat hari ini, visi juga cita-cita"

    "Misi itu tindakan yang dilakukan untuk mengejar tercapainya penglihatan yang diidamkan itu. Iya ndak?"
    =================
    Lha iya...,

    itu yang saya maksud dengan penjabaran/penterjemahan. Visi dijabarkan/diterjemahkan menjadi pernyataan-pernyataan tindakan-tindakan yang harus/akan dilakukan.
    begitu,
    Jadi mana yang berbeda?

    terima kasih banyak sudah merespon.

    salam bahagia

    BalasHapus
  8. terimakasih atas postingan anda bu,,, itu semua sangat membantu saya untuk menciptakan visi, misi. dan apa yang saya harus lakukan
    sekalilagi terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Razor, terima kasih kembali.
      salam bahagia dan terus berkarya!

      Hapus
  9. setiap visi dan misi masing2 organisasi mempunyai perencanaan strategis yang beda2.. jadi tidak semua visi dan misi yang dijabarkan diatas dapat dipakai pada seluruh jenis organisasi... tergantung jenis dan bentuk organisasi seperti apa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. dear anonim:
      dan saya tidak mengatakan bahwa satu visi/misi harus dan bisa berlaku untuk seluruh jenis organisasi. Setiap orang punya penglihatan.
      terima kasih kunjungannya ya!
      salam bahagia dan terus berkarya!

      Hapus