Selasa, 14 April 2015

The Spiritual Knowledge Series: Meguru

Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu,

"Apakah mungkin memaafkan dan melupakan? 
Ya, tetapi terjadi dengan urutan sebaliknya. Pertama Anda melupakan. Baru kemudian memaafkan. Anda tak kan pernah memaafkan suatu kejadian/situasi, jika hati/kepala masih bertahan pada kejadian/ situasi tersebut" (BKWSU)

Dear pembelajar, 
Apa yang saya tulis ini pun pernah saya tulis di kompasiana.com. Ini adalah bagian dari proses pembelajaran mengenal diri sendiri, juga mengenal Tuhan. Orang jaman dahulu menyebutnya sebagai meguru. Kita sedang membicarakan pengetahuan tentang jiwa, tentang spirit dan sedang mempelajari spiritual knowledge untuk membangkitkan kecerdasan illahiah (SQ-Spiritual Quotient). Inilah bagian dari pengalaman tersebut...

Senin, 13 April 2015

BCG Model

Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu,-
"Setiap kata itu berharga. Maka sebelum diucapkan, isilah terlebih dahulu setiap kata  dengan cinta, kebijaksanaan dan kejujuran"

Dear pembelajar,
sumber: google.com
Selalu saya tekankan agar senantiasa menjaga ingatan bahwa kita sedang membicarakan ilmu manajemen pemasaran yang berada pada koridor spiritual marketing. Apapun topic bahasan yang sedang kita bicarakan, ingatan Anda harus berada pada upaya memberdayakan dan membangkitkan kecerdasan spiritual (SQ) Anda. 

Apapun agama Anda, sebagai produsen, pebisnis maupun konsumen, bangkitkan dan jaga kecerdasan spiritual Anda. Dengan tetap berada pada koridor spiritual marketing, jika Anda berbisnis, bisnis Anda berada pada koridor kebenaran (bersih, tidak menipu, tidak memperdaya mengambil untung dari kelemahan konsumen, tidak merangsang keinginan-keinginan yang hanya menimbulkan bencana). 

Senin, 06 April 2015

Why Spiritual Marketing? (5) : Societal Marketing vs Spiritual Marketing

Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu,
“The more you become quiet, the more you understand yourself”
Dear pembelajar,
Ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya. Societal Marketing Concept agak sedikit lebih luas dibanding marketing concept. Dalam societal marketing concept, disamping tujuan pemasar adalah memuaskan kebutuhan dan keinginan pasar, pemasar juga bisa menstimulasi minat target pasar. Pesaing dan persaingan tidak disinggung dalam marketing concept, namun dalam societal marketing concept, pemasar memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, secara lebih efektif dan lebih efisien disbanding pesaing-pesaingnya. Pemasar juga mempertimbangkan kepentingan masyarakat dalam hal memperoleh kehidupan yang lebih baik.

Why Spiritual Marketing? (4) : Selling Concept versus Marketing Concept

Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu,
“Yang menarik dari pengertian jalan hidup adalah, disamping dapat diciptakan oleh tangan Anda sendiri, ia juga telah ditetapkan sebelumnya” (Dadi Janki)

Dear pembelajar,
Ini menjawab pertanyaan dari beberapa mahasiswa, namun sejak hari ini, identitas tentang penanya, hanya akan menjadi catatan pribadi saya. Di kelas kita pernah membicarakan filosofi pemasaran dan salah satu yang masih menjadi pertanyaan adalah, perbedaan mendasar antara konsep penjualan dan konsep pemasaran. Baiklah, saya akan menjawab sekarang.

Senin, 23 Maret 2015

Why Spiritual Marketing? (3): Jawaban Beberapa Pertanyaan Tentang Spiritual Marketing

Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu, 
"Malas membuat Anda tidak jujur. Sebab malas pasti menuntun Anda mencari-cari alasan"

Dear pembelajar,
Ini adalah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan Anda, yang  masuk kedalam catatan saya. 
Pertanyaan Zainal Abidin:
Mengapa manajemen pemasaran begitu penting?

Senin, 16 Maret 2015

Why Spiritual Marketing? (2): Implementasi SQ dalam Marketing

Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu,
“Jika Tuhan YME adalah satu-satunya tumpuan harapan, tidak satu pun manusia berhasil membuat kita menjadi kecewa”

Dear pembelajar,
Masih tentang Spiritual Marketing. Setelah sebelumnya kita melihat, membaca dan mendengar fenomena praktik kotor dunia usaha, terlebih adalah usaha-usaha kecil, mudah-mudahan titik cahaya kesadaran untuk berkontribusi positif, ada pada kita semua. Meskipun pasti banyak juga bisnis-bisnis kelas menengah dan besar, yang setali tiga uang.

Jumat, 13 Maret 2015

Why Spiritual Marketing? (1)

Bacalah dengan nama Tuhanmu,
"Cinta kasih adalah dasar yang menciptakan dan memelihara hubungan kemanusaiaan secara mendalam dan mulia"

Untuk seluruh mahasiswa dan alumni Universitas 45 Surabaya, dimanapun berada…juga untuk pengunjung papanputih.com yang ingin belajar bersama saya, selamat membaca!
Ini adalah awal semester genap tahun akademik 2014/2015. Seperti biasanya, kita akan belajar mata kuliah Manajemen Pemasaran. Di kelas, kita sudah membicarakan mengapa saya tertarik dan merasa harus menambahkan kata “spiritual” di dalam mata kuliah Marketing ini. Namun demikian, tidak ada salahnya, di sini kembali lebih detail saya sampaikan.